7. Monumen Semangka

Pembangunan momumen buah semangka yang dilakukan Pemerintah Desa Tunggulpayung, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat menimbulkan pro dan kontra di masyarakat desa setempat.Warga yang mendukung menilai pembangunan monumen yang diprakarsai Kuwu atau Kepala Desa Tunggulpayung, Rastim itu bisa menjadi trade mark di masyarakat sehingga menjadi kebanggaan masyarakat. Sebab dengan adanya monumen itu maka setiap orang yang kebetulan melewati Desa Tunggulpayung dapat melihat dan mengetahui bahwa desa itu memiliki monumen buah semangka yang berdiri cukup megah.

“Paling tidak bagi orang lain yang kebetulan melewati Desa Tunggul payung itu dapat mengetahui bahwa masyarakat atau petani di Desa Tunggulpayung merupakan desa penghasil buah semangka. Bagi masyarakat yang kurang setuju menilai pembangunan momumen buah semangka jika menggunakan anggaran Dana Desa (DD) yang dikucurkan Pemerintah Pusat itu tidak tepat sasaran. Karena DD itu pada intinya dipergunakan untuk mendorong pembangunan infrastruktur yang dilakukan dengan hati-hati dengan tanggung jawab yang tinggi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s